Markdown ke HTML
Konversi Markdown ke HTML
Input Markdown
Markdown: Bikin Dokumen Berformat Tanpa Ribet
Markdown bikin kamu bisa nulis dokumen yang formatnya rapi cuma pakai teks biasa. Nggak perlu klik-klik menu, nggak perlu berantem sama word processor. Ketik # buat judul, **bungkus teks pakai double asterisk** buat bold, tambahin - buat bullet point, udah jadi. Ini format andalan di GitHub, Notion, dan kebanyakan platform blogging.
Contekan Markdown Cepat
Dasarnya simpel banget. # kasih kamu h1, ## kasih h2, terus sampai ######. **bold** dan *italic* berfungsi persis kayak yang keliatan. List pake bullet mulai dari - atau *, list bernomor mulai dari 1. 2. 3. Link bentuknya [klik sini](https://example.com), gambar sama tapi pakai ! di depan. Buat kode, bungkus snippet inline pakai backtick dan pakai triple backtick buat blok kode. Tabel agak lebih repot -- pipe (|) dan strip (-) -- tapi masih bisa dihandle.
Markdown Ada di Mana-mana
Kalau pakai GitHub, kamu udah nulis Markdown -- README, issue, dan deskripsi pull request semuanya pakai Markdown. Notion, Obsidian, dan Slack juga paham shortcut Markdown. Static site generator kayak Jekyll, Hugo, dan Astro pakai file Markdown sebagai sumber konten. Dokumentasi teknis, blog, wiki, knowledge base internal -- Markdown udah jadi format nulis default di dunia tech. Worth dipelajari meskipun kamu bukan developer.
Nulis Markdown yang Lebih Baik: Hal yang Sering Orang Salah
Jangan skip level judul -- loncat dari # langsung ke ### bikin struktur dokumen berantakan dan bikin screen reader bingung. Selalu taruh baris kosong di antara paragraf (Markdown mengabaikan single line break). Waktu nulis blok kode, sebutin bahasanya (kayak ```javascript) buat dapetin syntax highlighting. Buat dokumen panjang, tambahin daftar isi -- pembaca kamu bakal berterima kasih. Dan selalu preview sebelum publish, karena Markdown bisa render sedikit beda di tiap platform.